Sejarah ONKP Medan

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Gereja Orahua Niha Keriso Protestan (ONKP) Communion of Protestant Chistian Church pada awalnya berasal dari Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) yang memisahkan diri sejak  tanggal 16 April 1952 dan berkedudukan di Tugala Lahömi, Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias, Propinsi Sumatera Utara. Landasan Teologi berdirinya Gereja ONKP adalah I Korintus 3: 11 yang berbunyi ”Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus”. Gereja ONKP mendapat pengesahan dengan Badan Hukum dari Menteri Kehakiman RI tanggal 26 Pebruari 1953 No. J.A. 5/19/12 dan telah terdaftar sebagai lembaga keagamaan pada Departemen Agama Republik Indonesia dengan SK Dirjen Bimas Kristen Protestan Depag. RI No 76 tahun 1991 tanggal 4 Maret 1991.

Pada tahun 1960, Presiden ONKP (sekarang disebut Ephorus) PKD Marundruri (A. Dasima) berkunjung ke Medan bersama DZ Marundruri (A. Suka), memimpin kebaktian keluarga jemaat ONKP yang ada di Medan bertempat di rumah bapak Solo’õ Daeli (A. Ruslan) di Jl. Asrama II No. 7 Teladan-Medan. Pada tahun 1962 dilaksanakan kembali kebaktian Gereja ONKP di rumah bapak A. Ruslan Daeli yang dipimpin langsung oleh Presiden ONKP bapak PKD Marunduri, pada kebaktian tersebut sekaligus dilaksanakan baptisan anak an. Nini Daeli & Ritul Daeli (anak dari A. Ruslan Daeli) sesuai dengan Tata Ibadah Gereja ONKP.

Pada tahun 1976 Ephorus ONKP Bapak Pdt.F. Daeli berkunjung ke Medan dalam rangka pengurusan ONKP masuk PGI Wilayah SUMUT-NAD dan pada saat itu dilaksanakan kebaktian warga jemaat ONKP sesuai dengan Tata Ibadah Gereja ONKP di rumah bapak Orudua Daeli (Perwakilan ONKP di Medan) sekaligus syukuran memasuki rumah baru. Setelah pelaksanaan kebaktian keluarga jemaat ONKP di Medan pada saat itu, maka jemaat ONKP yang ada di Medan sudah mulai memikirkan untuk mendirikan gereja ONKP walaupun pada saat itu masih berjemaat di Gereja lain, tetapi hal ini masih terkendala mengingat jumlah jemaat masih sangat sedikit dan rumah tempat tinggal berpencar.

B. Maksud & Tujuan

Adapun tujuan dan maksud dalam penulisan Sejarah Gereja ONKP Jemaat Medan dan Pos Pelayanan Martubung ini adalah:

  1. Agar warga jemaat mengetahui karya Tuhan dalam usaha mendirikan Gereja ONKP di Medan dan dalam perjuangan untuk pembangunan.
  2. Agar warga jemaat mengenal para tokoh yang dipakai oleh Tuhan yang telah berjerih lelah dalam mendirikan Gereja ONKP di Medan ini.
  3. Agar warga jemaat mengetahui pergumulan yang dihadapi oleh Gereja ONKP di Medan dan Martubung dan bagaimana karya Tuhan dalam menjawab setiap pergumulan tersebut.
  4. Agar warga jemaat belajar dari setiap proses sejarah sehingga bisa berbuat lebih baik lagi dalam melayani Tuhan.
  5. Agar warga jemaat semakin mencintai Gereja ONKP.
  1. C. Nara Sumber

Yang menjadi narasumber dalam penyusunan Sejarah Gereja ONKP Jemaat Medan dan Pos Pelayaanan Martubung ini adalah para tokoh yang terlibat langsung dalam proses penggagasan hingga berdirinya Gereja ONKP Jemaat Medan dan Pos Pelayanan Martubung. Mereka ini adalah:

1. Adieli Daeli (A.Boy)

2. Arozatulõ Daeli (A. Feri)

3. Robert Bõrõzatulõ Harefa (A. Richard)

4. Sitefano Marundruri (A. Desi)

5. Pdt.T. Zalukhu (A. Tibe)

6. Obalasi Hia (A. Zulfi)

7. Seluruh Majelis ONKP Jemaat Medan & Pos Pelayanan Martubung.

D. Metode Pengumpulan Data

Untuk mencari data-data yang valid dalam penulisan Sejarah Gereja ONKP Jemaat Medan dan Pos Pelayanan Martubung ini, dilakukan dalam 3 cara, yaitu:

  • Wawancara langsung kepada tokoh secara pribadi-pribadi yang terlibat langsung dalam pendirian dan pembangunan Gereja ONKP Medan dan Pos Pelayanan Martubung.
  • Meneliti data-data yang ada berupa surat-surat dan dokumen.
  • Hasil wawancara dan analisa dokumen tersebut dibahas lagi melalui diskusi yang dihadiri oleh Tokoh pendiri ONKP Medan, Majelis Resort, Majelis Jemaat Medan dan Majelis Pos Pelayanan Martubung pada hari Senin, 21 September 2009 yang dilaksanakan di Gereja ONKP Jemaat Medan, Jl. Kiwi III No.3 B.

BAB II

BERDIRINYA GEREJA ONKP MEDAN

A. USAHA MENGGAGAS MENDIRIKAN ONKP DI MEDAN

Awalnya dimulai ketika bapak Arozatulõ Daeli dan Bapak A. Desi Marundruri bertamu di rumah bapak A. Richard Harefa dalam satu kegiatan dalam rangka meminta sumbangan pelaksanaan pesta pembangunan gereja BNKP Jemaat Mandala. Pada pertemuan itu bapak A. Richard mencetuskan untuk mendirikan gereja ONKP di Medan karena beliau mengetahui bahwa ada fasilitas (tanah) yang diperuntukkan untuk gereja di Perumnas Mandala. Mereka bertiga berjanji untuk mewujudkan hal itu. Keesokan harinya mereka  mendata keluarga-keluarga yang mau bergabung di dalam kebaktian keluarga (sekola wangandrõ) atas nama ONKP. Kebaktian keluarga pertama dilaksanakan di rumah A. Richard Harefa di Jl. Penguin Raya III No. 73 Perumnas Mandala dihadiri 17 KK warga ONKP dan rumah tersebut dijadikan sebagai sekretariat ONKP di Medan.

Pada waktu Bapak A. Vandel Daeli datang ke Medan, ia dijumpai oleh A. Richard Harefa di Asrama Haji untuk meminta saran dalam mendirikan gereja ONKP di Medan. A. Vandel Daeli memberikan rekomondasi lisan dengan mengatakan: “silahkan kamu lakukan, kamu mulai, kamu jadikan, saya yang bertanggungjawab”. Setelah ada rekomondasi lisan dari unsur pimpinan ONKP tersebut, menambah semangat dalam melaksanakan kegiatan dan kebaktian keluarga yang terus dilakukan secara bergantian. Untuk mengkoordinir kebaktian keluarga ONKP di Perumnas Mandala-Medan, maka dihunjuk koordinator pelayanan an. SNK. Arozatulõ Daeli.

Untuk mendapatkan rekomondasi secara tertulis dari pimpinan Gereja ONKP, maka pada bulan september 1984 Ibu I. Rene Marundruri diutus menemui Pimpinan Pusat ONKP di kantor Pusat ONKP di Tugala Lahõmi meminta rekomondasi kepada Pimpinan Pusat ONKP agar dapat dilaksanakan persekutuan jemaat ONKP di Medan.

Setelah ada pertemuan BPH pada saat itu, maka BPH mengeluarkan surat rekomondasi untuk melaksanakan kebaktian atau persekutuan doa jemaat di Medan dengan Nomor 879/VIII-15/SK/IX/1984 tanggal 11 September 1984 dan menghunjuk SNK. Arozatulo Daeli (A. Feri) untuk mengkoordinir kegiatan Persekutuan Doa atau kebaktian keluarga ONKP di Medan.

Berdasarkan surat izin tersebut maka pada tanggal 14 Oktober 1984 dilaksanakan pertemuan sekaligus persekutuan doa di rumah bapak Tasõndra Marundruri (A. Rene) di Jl. Parkit II Perumnas Mandala yang dihadiri oleh 23 KK. Undangan pertemuan ini ditandatangani oleh A. Richard Harefa. Pada saat itu kebaktian ini dipimpin oleh Snk. T. Zalukhu. Selesai kebaktian dilanjutkan dengan rapat yang dipimpin oleh Bapak Orudua Daeli (A. Eta). Pertemuan ini menghasilkan dua keputusan, yaitu:

Dibentuk pengurus Persekutuan Doa

  • Ketua                                   : Arozatulõ Daeli (A. Feri)
  • Sekretaris                          : Resi Zai (A. Tuti)
  • Bendahara                         : Sitefano Marunduri (A. Desi)

Direkomondasikan pembentukan panitia pembangunan.

Untuk membentuk panitia pembangunan, maka dilaksanakan pertemuan di rumah A. Richard Harefa dengan susunan panitia inti sebagai berikut:

  • Ketua Umum                    : Adieli Daeli (A. Boy)
  • Ketua I                                                : Robert Bõrõzatulõ Harefa (A. Richard)
  • Ketua II                               : Folo’õ Maruhawa (A. Andreas)
  • Sekretarus Umum          : Adanudin Hia (A. Desri)
  • Sekretaris I                        : Eliasa Zalukhu (A. Vivi)
  • Sekretaris II                       : Martini Marundruri (I. Harapan)
  • Bendahara                         : Seti Daeli (A. Luter)

Susunan panitia pembangunan tersebut dilaporkan kepada BPH ONKP, maka oleh BPH mengeluarkan Surat Keputusan pengangkatan panitia pembangunan gereja ONKP Medan dengan Nomor: 1028/SK-ONKP/XII/1984.

Panitia pembangunan memulai kegiatannya dengan melaksanakan pertemuan pertama di rumah A. Richard Harefa (Sekretariat ONKP Perumnas Mandala). Sejak saat itu kegiatan pelayanan (kerohanian) mulai diintensifkan dengan melaksanakan kebaktian keluarga atau Persekutuan Doa secara bergantian 2 kali sebulan di rumah warga jemaat ONKP yang berdomisili di Medan.

Untuk mempersiapkan tenaga pelayan di Gereja ONKP (Calon SNK), maka sejak tahun 1984 dilaksanakan pembekalan kepada para calon Satua Niha Keriso yang dilaksanakan oleh A.Tibe Zalukhu.

Pada awalnya Gereja ONKP Jemaat Medan dikenal dengan nama Gereja ONKP Jemaat Mandala-Medan. Hal ini juga terlihat dalam surat-surat yang ada terlebih-lebih surat-surat dari Pemda tingkat II Deliserdang, namun pada perkembangan berikutnya nama ini berubah menjadi Gereja ONKP Jemaat Medan.

B. Usaha Pembangunan Gedung Gereja

Setelah panitia pembangunan terbentuk, maka kegiatan yang pertama adalah mencari tempat petapakan gedung gereja. Setelah didengar bahwa ada sebidang tanah di Perumnas Mandala yang diperuntukkan untuk tempat pembangunan tempat ibadah (gereja), maka panitia pembangunan mengajukan permohonan kepada Pemda Tingkat II Deli Serdang untuk mendapatkan pertapakan gedung gereja melalui surat nomor: 05/PPG/ONKP/1984 tanggal 15 Nopember 1984.

Permohonan panitia pembangunan Gereja ONKP mendapat jawaban dari Pemda Tingkat II Deli Serdang dengan menghunjuk lokasi di Jl. Kiwi III Blok XVII Perumnas Mandala melalui surat Bupati Deli Serdang, Nomor 645.8/1187 tanggal 27 Pebruari 1985. (lih. Lampiran Surat Bupati tentang Penghujukan lokasi pertapakan gereja ONKP)

Setelah keluar surat penghujukan lokasi oleh Bupati Deli Serdang, maka pada hari Sabtu, 23 Maret 1985 dilaksanakan pengukuran Kavling Pertapakan Gereja ONKP Jemaat Perumnas Mandala.  Pengukuran tanah tersebut dihadiri oleh:

  1. Edward Siagian, Suseno & Suparno. Dalam hal ini bertindak atas nama Perum Perumnas Unit Medan Denai
  2. Drs. A. Harefa dan Fikir Ginting. Dalam hal ini bertindak atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang.
  3. Adieli Daeli, Arozatulõ Daeli dan Sitefano Marundruri. Dalam hal ini bertindak atas nama Gereja ONKP.

Hasil dari pengukuran tersebut adalah:

  1. Batas pengukuran dari SD Inpres ke Rencana Gang                  : 31,10 m
  2. Batas pengukuran dari Gereja BNKP ke Pinggir sungai             : 29 m
  3. Batas pengukuran dari Rec. Gang ke SD Inpres                           : 11 m
  4. Batas pengukuran dari Pinggir sungai ke Gereja BNKP             : 40,20 m
  5. Luas Kavling                                                                                                = 682 m

Setelah mendapatkan lokasi pertapakan gedung gereja, Panitia membersihkan lokasi (dengan ditraktor) karena lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan sampah. Selain itu pantia juga mulai mencari dana melalui sumbangan spontanitas seluruh warga ONKP di Medan.

Setelah melalui kerja keras dan pergumulan yang sangat berat, akhirnya pada tanggal 16 September 1985 dilaksanakan peletakkan batu pertama dengan dihadiri sejumlah warga jemaat ONKP di Medan dan sekitarnya.

Panitia terus bekerja keras dengan dukungan seluruh warga jemaat ONKP dan dukungan simpatisan dari berbagai pihak. Walaupun kondisi bangunan masih belum siap dengan sempurna, maka pada tanggal 05 Oktober 1986 gedung gereja ONKP dipakai secara resmi. Kebaktian dipimpin oleh pimpinan pusat ONKP dengan mengutus Pdt. Aseli Daeli (A. Medi) untuk memimpin kebaktian perdana dan sekaligus pengangkatan para Satua Niha Keriso (penatua) perdana. Kebaktian perdana ini dihadiri oleh utusan PGI wilayah Sumut yaitu Pdt. A. Pandia.

C. TANTANGAN YANG DIHADAPI DALAM PEMBANGUNAN

Dalam pembangunan Gereja ONKP Jemaat Perumnas Mandala banyak menghadapi tantangan dan pergumulan. Atas penyertaan Tuhan melalui usaha panitia pembangunan dan seluruh warga ONKP di Medan, maka tantangan tersebut bisa dilewati. Adapun tantangan tersebut antara lain:

  1. Setelah lokasi tersebut dibersihkan, gereja HKBP Pelikan (di samping Gereja ONKP) mengklaim bahwa tanah tersebut adalah wilayah mereka dengan membangun bangunan darurat. Untuk menyelesaikan masalah ini, Pemda Tingkat II Deli Serdang, Perum Perumnas Medan II memberikan teguran kepada HKBP Pelikan agar tidak menggarap tanah pertapakan gedung gereja ONKP. Untuk menyelesaikan masalah ini dibuat berita acara pada tanggal 29 April 1985 di kantor sospol Tk. II Kabupaten Deli Serdang.
  2. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Medan Denai mengklaim bahwa sebagian tanah pertapakan Gereja ONKP adalah milik SD Inpres. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka dilaksanakan pertemuan di Kantor Kecamatan Medan Denai yang dihadiri oleh Pembantu Walikota Medan, Muspika Medan Denai, Kepala SD Inpres, Lurah Kenanga, dan panitia pembangunan Gereja ONKP atas nama A. Boy Daeli. Maka diputuskan berdasarkan data yang ada bahwa  tanah tersebut adalah milik Gereja ONKP Medan dan sebagian tanah tempat rumah penjaga SD Inpres termasuk milik Gereja ONKP, dengan catatan apabila bangunan tersebut diperbaharui kembali, maka tidak dibenarkan mendirikan bangunan di tanah milik gereja ONKP.
  3. Pada bulan Oktober 1987, Gereja Protestan persekutuan menancapkan patok-patok dijalan menuju lokasi Gereja ONKP. Oleh karenananya pada tanggal 07 Oktober 1987 Panitia Pembangunan Gedung Gereja ONKP menyurati kepala kelurahan Perumnas/Kenangan dengan tembusan Koramil 13/Percut Sei Tuan. Untuk menyelesaikan masalah ini maka pada tanggal 26 Oktober 1987 Koramil 13 /Percut Sei Tuan mengundang pertemuan yang dihadiri oleh Pengurus Gereja ONKP, GPP, HKBP, BNKP, Pengurus Perumnas, Kepala SD Inpres dan Kepala Lurah Kenangan dan menghasilkan keputusan bahwa GPP bersedia mencabut patok tersebut. (sesuai dengan surat Koramil 13 No. B/0277/X/1987 perihal Pengiriman laporan hasil pertemuan musyawarah tentang masalah penutupan jalan yang menuju Gereja ONKP di Perumnas).
  4. Gereja BNKP Mandala ketika membangun gedungnya, mereka membangun tepat pada batas antara tanah milik BNKP dengan ONKP, sehingga pada saat  membangun / memberi semen di emperan keliling gereja melewati 1 meter dari batas yang sebenarnya di tanah milik ONKP. Panitia pembangunan Gereja ONKP memperingati namun BNKP tidak mengindahkan. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka pada saat peresmian gedung Gereja BNKP Mandala, Panitia bersama Pdt. Kalebi Hia (Pendeta BNKP) menyurati Majelis ONKP Medan untuk meminta supaya tanah tersebut di relakan karena sudah terlanjur digunakan.
  5. Pemerintah telah menyediakan jalan antara Gereja BNKP Mandala dengan Gereja GPP sebagai jalan untuk masuk ke lokasi Gereja ONKP, namun BNKP telah mengambil sebagian jalan tersebut dengan mendirikan bangunan di atasnya sehingga jalan tersebut tidak layak dipergunakan sebagaimana mestinya. Untuk menyelesaikan masalah ini, Majelis ONKP mengadakan pendekatan kepada Majelis BNKP Mandala, namun tidak ada titik temu sehingga masalah ini sampai kepada Pemda Tk II Deli Serdang. Setelah beberapa kali dilaksanakan pertemuan di Kantor Camat Percut Sei Tuan, namun tidak ada hasil. Pada pertemuan berikutnya di Kantor Camat Percut Sei Tuan yang dipimpin langsung oleh Pembantu Bupati Deli Serdang Bapak Richard Siahaan. Pertemuan ini dihadiri oleh Sekwilcam/Pelaksana Camat Percut Sei Tuan bapak Sayuti, Muspika Percut Sei Tuan, Utusan BNKP, Utusan ONKP, Utusan SD Inpres, maka diputuskan agar bangunan BNKP di atas jalan resmi diperintahkan untuk dibongkar atau BNKP menyediakan jalan bagi Gereja ONKP. Pihak BNKP memilih untuk tidak membongkar bangunannya sehingga mereka menyediakan jalan di depan BNKP dengan lebar 2 meter (garis pembatas di depan Gereja BNKP merupakan tanda jalan resmi yang diberikan pemerintah).

Setelah selesai pembangunan Gedung Gereja ONKP Jemaat Medan, pada waktu Pdt. Christoph M.N Hia, S.Th sebagai Pendeta Resort, warga jemaat mempunyai kerinduan agar gedung gereja ONKP Jemaat Medan ditahbiskan, maka dibentuk panitia pelaksana pentahbisan gedung gereja ONKP Jemaat Medan dengan susunan panitia inti, sebagai berikut:

  • Ketua umum                              : Snk. Adanudin Hia (A. Desri)
  • Ketua I                                          : Pdt. Drs. Aroni Zendratõ (A. Boy)
  • Ketua II                                        : Snk. dr. Emanuel Hia (A. Hikmat)
  • Sekretaris Umum                     : Snk. Fatizaro Hia (A. Irma)
  • Sekretaris I                                 : Salatiaeli Daeli
  • Sekretaris II                                                : Senas L. Marundruri (A. Acong)
  • Bendahara                                  : Snk. Samueli Waruwu (A. Fani)
  • Wakil Bendahara                      : Grj. Izaaki Zebua (A. Tini)

Atas anugerah Tuhan kita Yesus Kristus dan kebersamaan seluruh jemaat, pada tanggal 31 Agustus 2003 dilaksanakan pentahbisan Gedung Gereja ONKP Jemaat Medan oleh Pimpinan Pusat ONKP (Ephorus) Pdt. BL Hia, Sm.Th, dan dihadiri oleh PGI Wilayah Sumut yang diwakili oleh Pdt. Ar. Pardede, S.Th, dan Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Drs. Silvester Lase.

D. Kegiatan Kerohanian

Dari atas sudah dijelaskan bahwa sebelum berdirinya gereja ONKP di Medan, maka kebaktian dilaksanakan di rumah-rumah warga jemaat ONKP dalam bentuk kebaktian keluarga (sekola wangandrõ) walupun tidak rutin. Setelah dibentuk koordinator maka kebaktian keluarga rutin dilaksanakan dua kali sebulan secara bergantian di rumah warga jemaat ONKP.

Walaupun kondisi bangunan masih belum selesai dengan sempurna, pada tanggal 05 Oktober 1986 dilaksanakan kebaktian perdana sekaligus peneguhan Satua Niha Keriso yang dipimpin oleh Pdt. As. Daeli mewakili Pimpinan Pusat ONKP.

Pada tahun 1987 Gereja ONKP jemaat Medan) diberikan status sebagai Resort dan sebagai pelaksana pendeta resort dihunjuk Pdt. Th.J. Nanulaitta, S.Th (saat itu merangkap sebagai pendeta resort Gunungsitoli). Pada tahun 1988 ditetapkan pendeta resort defenitif atas nama Pdt. Yuridis Daeli, S.Th, dan Arozatulõ Daeli diangkat sebagai Guru jemaat Pertama di Jemaat Medan yang dilantik oleh Ephorus ONKP Bapak Pdt. Fang Gulõ di Gereja ONKP Medan.

E. PERKEMBANGAN PELAYANAN

a. Pendeta Yang Melayani

  1. Tahun 1986 s/d 1987 Pdt. Aseli Daeli (diperbantukan oleh BPH untuk menanggulangi palayanan di jemaat Medan)
  1. Tahun 1987 s/d 1988 Pdt. Th.J. Nanulaitta S.Th (Plt. Pendeta Resort)
  2. Tahun 1988 s/d 1992 Pdt. Yuridis Daeli S.Th (pendeta resort, dibantu oleh pendeta fungsional an.Pdt. T. Zalukhu sejak 15 Januari 1989 s/d tahun 1992)
  3. Tahun 1992 s/d 1994 Pdt. Saridame Hia, S.Th (Pendeta Resort)
  4. Tahun 1994 Pdt. Ar. Mendrõfa (Pendeta Resort)
  5. Tahun 1994 s/d 2000 Pdt. Fat. Gulõ (Pendeta Resort)
  6. Tahun 2000 s/d 2001 Pdt.Aseli Daeli (Pendeta Resort)
  7. Tahun 2002 s/d 2004 Pdt. Christoph Masa Natal Hia, S.Th (Pendeta Resort, dibantu oleh 2 orang pendeta fungsional an. Pdt. Naurbaiti br. Pasaribu, S.Th & Pdt. Hiburan Waruwu, S.Th)
  8. Tahun 2004-2005 Pdt. Nurbaiti br. Pasaribu, S.Th (Pendeta Resort)
  9. Tahun 2007 s/d 05 Oktober 2008 BPH ONKP (Plt. Pendeta Resort)
  10. 05 Oktober 2008 s/d sekarang Pdt. Budieli Hia, S.Th (Pendeta Resort
  • b. Guru Jemaat
    1. Tahun 1984 s/d 1988 Snk. Arozatulõ Daeli (Koodinator kebaktian/ ketua majelis)
    2. Tahun 1988 s/d 1991 Grj. Arozatulo Daeli (A. Feri)
    3. Tahun 1991 s/d 2003 Grj. Sitefano Marundruri (A. Desi)
    4. Tahun 2003 s/d 2006 Grj. Adanudin Hia (A. Desri)
    5. Tahun 2007 s/d Oktober 2008 Grj. Elirani Gea, S.Th
    6. Oktober 2008 s/d 02 Agustus 2009 Snk. Fatizaro Hia,SH (Plt. Guru Jemaat)
    7. Tanggal 02 Agustus 2009 s/d sekarang Grj. Fatizaro Hia, SH (Guru Jemaat)


c. Satua Niha Keriso

Ü  Pengangkatan Pertama yang dikukuhkan oleh Pdt. As. Daeli

  1. Adanudin Hia (A. Desri)
  2. Adieli Daeli (A. Boy)
  3. Ama Iwan Hulu
  4. Arozatulõ Daeli (A. Feri)
  5. Eliasa Zalukhu (A. Vivi)
  6. Mariza Daeli (I. Eta)
  7. Resi Zai (A. Tuti)
  8. Sadoki Maruao (A. Kae)
  9. Sitefano Marundruri (A. Desi)

Ü  Pengangkatan kedua yang dikukuhkan oleh Pdt……

  1. Anaria Zebua (I.Luter Daeli)
  2. Fatohu Marundruri (A. Yohanes)
  3. I. Boy Daeli

Ü  Pengangkatan ketiga yang dikukuhkan oleh Pdt. Drs. Fat. Gulõ

  1. A. Ester Gulõ,
  2. A. Hikmat Hia,
  3. A. Selfi Zai,
  4. A. Serius Hia,
  5. A. Serta Gulõ,
  6. A. Tataso Daeli,
  7. A. Tini Zebua
  8. A. Tomi Daeli,
  9. A. Victor Zega,
  10. A. Yamin Marundruri,
  11. I. Desri Hia,

Ü  Pengangkatan keempat Tahun 1997 dikukuhkan oleh Pdt. Drs. Fat. Gulõ

  1. A. Abdi Hia
  2. A. Ceci Marundruri
  3. A. Indah Zalukhu
  4. A. Irma Hia
  5. A. Nica Hia
  6. A. Nita Zebua
  7. A. Novi Gulõ
  8. A. Setiawan Buulõlõ
  9. A. Zeni Hia

Ü  Pengangkatan kelima Tahun 1999 dikukuhkan oleh Pdt. Drs. Fat. Gulõ

  1. A. Fani Waruwu
  2. A. Kirce Maruao
  3. A. Safa Maruhawa
  4. A. Yosua Gulõ

Ü  Pengangkatan keenam Tahun 2001 yang dikukuhkan oleh Pdt. As. Daeli

  1. A. Efi Zebua
  2. A. Eri Hia
  3. A. Febrina Waruwu
  4. A. Hendra Gea
  5. A. Linda Gulõ
  6. A. Meni Hia
  7. A. Rista Waruwu
  8. A. Yesti Waruwu
  9. I. Efi Hia

Ü  Pengangkatan ketujuh tahun 2007 yang dikukuhkan oleh Pdt. Matias Daeli, S.Th

  1. A. Acong Marundruri
  2. A. Elsa Daeli
  3. A. Kuru Gulõ
  4. A. Titin Hia
  5. A. Titus Hia
  6. A. Wawan Lase

Ü  Pengangkatan kedelapan pada tanggal 23 November 2009 oleh Pdt. Budieli Hia, S.Th

  1. Snk. Datafati Zebua
  2. Snk. Denisama Lahagu
  3. Snk. Hanasi Hia
  4. Snk. Haogõmbõwõ Gulõ
  5. Snk. Hasanolo Gulõ
  6. Snk. Marlena Laoli
  7. Snk. Martinus Gulo
  8. Snk. Oloheta Maruhawa
  9. Snk. Otenieli Hia
  10. Snk. Rahmad Eli Jaya Daeli
  11. Snk. Resefi Maru’ao
  12. Snk. Rudin Bate’e
  13. Snk. Samueli Waruwu
  14. Snk. Sozanolo Hia
  15. Snk. Yanuari Hia
  16. Snk. Yanusõkhi Lase
  17. Snk. Zalirudin Marundruri
  1. F. PENGEMBANGAN POS PELAYANAN

Setelah selesai pembangunan gedung gereja ONKP Jemaat Medan, maka para Majelis mulai merintis pelayanan dengan melaksanakan kebaktian keluarga di Tanjung Morawa, dan setelah itu menghunjuk Snk. A. Ka’e Maru’ao dan A. Ester Gulõ untuk mengkoordinir kebaktian tersebut yang seterusnya ditetapkan sebagai Pos Pelayan. Setelah selang beberapa waktu Jemaat Pos Pelayanan Tanjung Morawa bersama dengan sebagian majelis melakukan hubungan langsung dengan BPH ONKP bekerja sama dengan Pendeta Resort (Pdt. Drs. Fat. Gulõ), untuk meningkatkan status Pos Pelayanan Tanjung Morawa menjadi Jemaat. Setelah menjadi satu Jemaat, maka Jemaat ONKP Medan tidak mempunyai hubungan pelayanan dengan Jemaat ONKP Tanjung Morawa.

Setelah Pos Pelayanan Tanjung Morawa dibuka, maka pada tahun 1989 mulai dirintis daerah pelayanan baru di daerah Taman Deli dan Martubung. Pos Pelayanan ini dikoordinir oleh SNK. A. Ka’e Maru’ao dan SNK. A. Ampuni Hia, Pos pelayanan ini hanya berjalan sekitar 1 (satu) tahun lebih berhubung karena komunikasi pelayanan tidak memadai.

BAB III

BERDIRINYA POS PELAYANAN MARTUBUNG

  1. A. USAHA MENDIRIKAN POS PELAYANAN MARTUBUNG

Pada tanggal 27 Mei 2004, Kel. A. Irma Hia bertemu dengan keluarga A. Zulfi Hia dalam suatu kegiatan sosial. Pada saat ini tersirat dalam pembicaraan mengenai pergumulan dan perkembangan Gereja ONKP di daerah Martubung dan sekitarnya. Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, kedua kelurga ini melakukan komunikasi dengan anggota jemaat ONKP yang ada di daerah Martubung sekitarnya yang selama ini berjemaat di gereja yang lain.

Sebagai tindak lanjut dari komunikasi tersebut, maka dilaksanakan pertemuan di rumah A. Novi Gulõ yang dihadiri oleh:

  1. A. Mira Gulõ
  2. A. Edi Suranta Hia
  3. A. Fentinus Zendratõ.
  4. A. Yosep Gulõ
  5. A. Zulfi Hia
  6. A. Irma Hia
  7. A, Kurnia Gulõ
  8. A. Ferlin Gulõ
  9. A. Yahya Hia

Sebagai hasil pertemuan tersebut, disepakati untuk mendirikan Gereja ONKP di daerah Martubung.

Untuk menyusun personil kepengurusan, maka dilaksanakan pertemuan di rumah keluarga A. Mira Gulõ yang menghasilkan struktur kepengurusan Gereja ONKP Pos Pelayanan Martubung, sebagai berikut:

Ketua                    : Pdt. Yona Gulõ, S.Th

Wakil Ketua        : A. Derta Waruwu

Sekretaris                            : Agape Daeli

Bendahara          : A. Edi Suranta Hia

Hasil kepengurusan ini, kemudian oleh SNK. Fatizaro Hia, SH (Sekretaris Jemaat Medan) melaporkan kepada Majelis  Jemaat Medan. Majelis ONKP Jemaat Medan menyambut baik rencana ini dan menyarankan supaya dilaksanakan kabaktian keluarga ONKP. Kebaktian keluarga pertama dilaknsakan di rumah A. Fentinus Zendratõ yang dilayani oleh SNK. A. Tataso Daeli. Kebaktian keluarga ini dihadiri oleh 18 Keluarga. Kebaktian keluarga ini dilaksanakan secara bergantian setiap hari Rabu di rumah-rumah warga ONKP di Martubung dan sekitarnya.

  1. B. KEGIATAN PEMBANGUNAN

Sambil kebaktian keluarga berjalan, maka mulai ada usaha untuk mencari pertapakan gereja. Pada awal Juli 2004 pertapakan gereja didapat, yang kemudian pada tanggal 10 Juli 2004 dilaksnakan pengukuran tanah pertapakan. Pada saat pengukuran ini dihadiri oleh SNK. Fatizaro Hia, SH dan A. Kuru Gulõ. Hasil pengukuran ini kemudian dilaporkan kepada Majelis ONKP Jemaat Medan.

Setelah ada kepastian tentang pertapakan tanah ini, maka Majelis Jemaat Medan mengutus SNK. Fatizaro Hia, SH dan A. Zulfi Hia untuk melaporkan kepada BPH ONKP. BPH ONKP menyambut baik dan atas saran Ephorus ONKP Pdt. BL.Hia, Sm.Th supaya mengikuti kebaktian Minggu di Gereja ONKP Jemaat Gunungsitoli-Kota dan melaksanakan aksi dana spontanitas.

Setelah pulang dari Nias, maka dilaksanakan rapat Majelis jemaat Medan untuk membentuk panitia pembangunan Gereja ONKP Pos Pelayanan Martubung-Jemaat Medan-Resort Medan dengan susunan panitia inti:

Ketua                                                 : F. Gea SH (A. Lili)

Wakil Ketua                     : SNK. S. Daeli (A. Tataso)

Sekretaris                         : SNK. Fatizaro Hia, SH (A. Irma)

Wakil Sekretaris             : Senas L. Marundruri (A. Acong)

Bendahara                       : SNK. Samueli Waruwu (A. Fani)

Panitia pembangunan mulai mencari dana dengan melaksanakan kebaktian Minggu pada tanggal 29 September 2004 di Gereja GKPI Martubung sambil melaksanakan aksi dana (lelang). Pada saat itu juga kepengurusan Pos Pelayanan Martubung dikukuhkan oleh Pdt. H. Waruwu, S.Th (Pendeta Fungsional).

Untuk menyelesaikan pembelian tanah pertapakan gereja kekurangan dana dibantu oleh A. Kurnia Gulõ sebagai pinjaman sementara. Setelah diselesaikan pembelian ini, maka pada tanggal 05 Oktober 2004 panitia melaksanakan pembersihan lokasi yang dihadiri oleh Guru Jemaat ONKP Medan, Grj. AD. Hia dan ibu, Kel. A/I Neni Daeli, SNK. Fatizaro Hia, SH, A. Kurnia Gulõ, A.Zulfi Hia, A. Ferlin Gulõ.

Selanjutnya pada tanggal 16 Oktober 2004 dimulai pembangunan Lods, sebagai kepala kerja adalah Efori Daeli (A. Harapan). Setelah lods selesai, maka pada hari Rabu, 24 November 2004 kebaktian keluarga dialihkan di Lods tersebut yang dipimpin oleh Pdt.H. Waruwu, S.Th. Selanjutnya pada hari Minggu, 28 November 2004 dilaksanakan kebaktian perdana yang dipimpin oleh Pdt. Nurbaiti Pasaribu, S.Th. pada saat itu dilaksanakan Sakramen Baptisan Kudus atas nama Irma Putri Handayani Hia, anak dari A/I Irma Hia.

Sehubungan karena Sekretaris Pos Pelayanan an. Agape Daeli kurang aktif, maka disepakati untuk mengangkat A. Zulfi Hia sebagai Sekretaris Pos Pelayanan Martubung.

Sehubungan karena Ketua Panitia an. A. Lili Gea tidak bisa melanjutkan pekerjaan kepanitian, maka Majelis Jemaat Medan menyepakati untuk mengangkat Grj. AD.Hia sebagai Ketua Panitia Pembangunan, dan struktur kepanitiaan lainnya tidak berubah.

Pada tanggal 07 Mei 2006 dilaksanakan peletakkan batu pertama oleh BPH ONKP yang diwakili oleh Pdt. As. Daeli sekaligus memimpin kebaktian minggu pada saat itu. Acara peletakan batu pertama ini dihadiri salah seorang tokoh masyarakat Nias di Medan oleh Drs. Penyabar Nakhe. Setelah itu dilanjutkan pembangunan dengan mengerjakan pondasi.

Untuk mencari dana, maka direncanakan untuk melaksanakan pesta pembangunan. Maka dibentuk Panitia Pesta Pembangunan Gedung Gereja ONKP Pos Pelayanan Martubung Jemaat Medan-Resort Medan, dengan susunan Panitia inti sebagai berikut:

Ketua Umum                        : Drs. Penyabar Nakhe.

Ketua I                                     : Snk. Salema Daeli, S.Th

Ketua II                                    : Pdt. Yona Gulõ, S.Th

Sekretaris Umum                                : SNK. Fatizaro Hia, SH.

Sekretaris I                             : Senas L. Marundruri

Sekretaris II                           : Arianus Giawa

Bendahara Umum              : SNK. Samueli Waruwu.

Bendahara I                           : SNK. Kalebi Gulõ.

Bendahara II                          : Siti Nur Afia Zebua, S.Pd

Pada tanggal 04 November 2007 dilaksanakan Pesta pembangunan kedua yang dhadiri oleh BPH ONKP (Ephorus Pdt. E.K. Waruwu, S.Th, S.IP, dan Sekjen Pdt. Matias Daeli, S.Th.), Walikota Pematang Siantar Ir. RE. Siahaan, SEKDA Nias Drs. FG. Marthin Zebua, Firman Jaya Daeli, SH, dan beberapa tokoh masyarakat Nias di Medan.

Setelah acara pesta pembangunan, maka surat tanah pertapakan Gereja ONKP Pos Pelayanan Martubung di Notariskan atas nama BPH ONKP (Pdt. E.K. Waruwu, S.Th, S.IP sebagai Ephorus), yang kemudian surat-surat tersebut telah diserahkan kepada BPH ONKP.

Untuk membantu pencarian dana dalam pembangunan pos pelayanan Martubung, maka oleh Majelis Jemaat Medan dan Pos Pelayanan Martubung menyepakati untuk mengumpulkan persembahan setiap Minggu ketiga bulan berkenaan di Jemaat Medan dan, dan setiap Minggu di Jemaat Pos Pelayan Martubung.

Setelah ketua Panitia an. Grj. AD Hia pindah jemaat, maka struktur Panitia Pembangunan disempurnakan dengan susunan Kepanitiaan inti sebagai berikut:

Ketua                    : SNK. Salema Daeli, S.Th

Wakil Ketua        : Elirani Gea, S.Th

Sekretaris                            : SNK. Fatizaro Hia, SH (A. Irma)

Wakil Sekretaris                : Senas L. Marundruri (A. Acong)

Bendahara                          : SNK. Samueli Waruwu (A. Fani)

Panitia pembangunan mengusahakan sumbangan dana dari berbagai pihak dan juga partisipasi warga jemaat, dan pembangunan tahap kedua dilanjutkan (sampai sekarang).

  1. C. KEGIATAN PELAYANAN

Untuk mengkoordinir pelayanan di Pos Pelayanan Martubung maka disusun struktur kepengurusan sebagaimana yang telah diuraikan dari atas. Selain itu juga dikasanakan pemilihan para penatua (Satua Niha Keriso. SNK pertama dikukuhkan tanggal 27 Januari 2005 oleh Pdt. Nurbaiti Pasaribu, S.Th, yaitu:

  1. Amosi Daeli (A. Seni)
  2. Faahakhõdõdõ Gulõ (A. Ferlin)
  3. Kalebi Gulõ (A. Kurnia)
  4. Raradõdõ Hia (A. Zuli)

Kemudian pada tanggal ……….kembali dikukuhkan para penatua II yang dikukuhkan oleh Pdt……, yaitu:

  1. A. Dama Daeli
  2. Faahakhõdõdõ Gulõ (A. Ferlin)
  3. Faonasõkhi Gulõ (A. Sema)
  4. Fatimanõ Gulõ (A. Nata)
  5. Kalebi Gulõ (A. Kurnia)
  6. Masiria Mendrõfa (I. Frans Zai)
  7. Mutiara Daeli (I. Yuber Mendrõfa)
  8. Sofatera Daeli (A. Kristin)

Pada tanggal tanggal 25 Desember 2007, dikukuhkan penatua tahap III oleh Sekjen ONKP Pdt. Matias Daeli (Plt. Pendeta Resort), yaitu:

  1. Dedisman Hia (A. Apos)
  2. Faahakhõdõdõ Gulõ (A. Ferlin)
  3. Faonasõkhi Gulõ (A. Sema)
  4. Fatimanõ Gulõ (A. Nata)
  5. Fõnaziduhu Hulu (A. Doni)
  6. Kalebi Gulõ (A. Kurnia)
  7. Masiria Mendrõfa (I. Frans Zai)
  8. Medieli Daeli (A. Yenti)
  9. Mutiara Daeli (I. Yuber Mendrõfa)
  10. Natiama Daeli (I.Nini)
  11. Yarman Zendratõ (A. Friska)

Pada tanggal 29 November 2009, dikukuhkan Penatua tahap IV oleh Pdt. Budili Hia, S.Th sebagai pendeta resort, antara lain:

  1. Adiso Zendratõ
  2. Bezisõkhi Hia
  3. Dediisman Hia (A. Apos)
  4. Esera Hia
  5. Faahakhõdõdõ Gulõ (A. Ferlin)
  6. Fatimanõ Gulõ (A. Nata)
  7. Fiktor Marni Gulõ
  8. Fõnaziduhu Hulu (A. Doni)
  9. Herlina Zendratõ
  10. Kalebi Gulõ (A. Kurnia)
  11. Masiria Mendrõfa (I. Frans Zai)
  12. Medieli Daeli (A. Yenti)
  13. Mutiara Daeli (I. Yuber Mendrõfa)
  14. Onekhesi Gulõ
  15. Sonaha Gulõ
  16. Yarman Zendratõ (A. Friska)

BAB IV

PENUTUP

Demikianlah Sejarah Gereja ONKP Jemaat Medan dan Pos Pelayanan Martubung dibuat dengan segala keterbatasannya, oleh karenanya diharapkan kritikan, masukan dan saran dari semua pihak untuk kesempurnaannya. Akhirnya Selamat Ulang Tahun XXIII Gereja ONKP Jemaat Medan dan Selamat Ulang Tahun V Gereja ONKP Pos Pelayanan Martubung. Jadilah Garam dan Terang DuniaTerang Dunia.

Medan, September 2009

TIM PERUMUS SEJARAH GEREJA

  1. Pdt. Budieli Hia, S.Th
  2. Grj. Fatizaro Hia, SH
  3. SNK. Senas L. Marundruri
  4. SNK. Rahmad Eli Jaya Daeli
  5. SNK. Zalirudin Marundruri
  6. SNK. Resefi Maruao
  7. SNK. Samueli Waruwu
  8. SNK. Haogõmbõwõ Gulõ.
  9. SNK. Yanuari Hia
  10. SNK. Medieli Daeli
  11. Obalazi Hia
  12. Terifosa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: